Rabu, 10 Juli 2013



Surat untuk Ayah,
Perjalanan hidupku memang terlalu panjang dan melelahkan, walaupun aku belum mengakhirinya. Tapi saat aku mengakhirinya aku harap aku melakukannya dengan anggun, seperti yang Albert Einsten katakan.
Terlau banyak obat yang harus kutelan selama hidupku. Mereka semua mengerikan, kau tau itu. Tapi aku sadar mereka yang membuatku bertahan lebih lama. Setiap mereka menambah satu detik waktu untuk aku tetap bermimpi dan berharap.
Ya, benar Ayah “Mimpi”. Aku bermimpi dan kita semua bermimpi. Ini bukan soal mimpi yang waktu tidur aku mengalaminya seperti dunia nyata lalu saat pagi aku bangun dan bertanya-tanya apa arti mimpi itu? Sekedar bunga tidurkah? Atau sebuah tanda dari Tuhan?
Semua ini tentang mimpi yang membuat aku percaya pada kekuatan Tuhan. Mimpi yang membuat aku mengejar segalanya dan terus melalui hidup yang berat. Tetapi saat aku dengan bangga menceritakannya kepadamu, engkau berkata “Jangan bermimpi terlalu jauh..”. Itu sangat menyakitkanku dan menyentakku, lantas aku bertanya-tanya.. bukankah engkau yang mengajariku untu tidak menjadi orang yang biasa-biasa saja? Untuk apa engkau menanamkan semangat yang membuatku berbeda dengan orang lain? Kemudian engkau menghancurkannya hanya dengan satu kalimat? Apa arti cambukmu selama ini? Ayah, tidakkah kau ingin melihat aku berdiri tegar sebagai seorang pemenang?

Aku memang anakmu, tapi sekaranglah waktunya engkau melepaskanku untuk menjadi manusia yang mandiri. Jangan takut, sebab walaupun aku jatuh aku berjanji aku akan bangkit lagi. Kemanapun aku pergi engkau tak perlu khawatir sebab dimanapun aku berada aku tetap anakmu dan engkau tetap ayahku, tak ada yang bisa mengubah itu.
Aku hanya butuk ijinmu untuk membuktikan bahwa aku bisa. Aku akan menjadi orang yang luar biasa seperti yang engkau harapkan. Jangan merasa sayang untu melepaskanku. Aku tak akan pernah seimbang untuk berjalan sendiri kalau engkau tak pernah melepaskan peganganmu.

#EL

Rabu, 20 Februari 2013

Penjelasan Materi Kewirausahaan
SMK Negeri 3 Pontianak
 

EVALUASI HASIL USAHA

NAMA                  : LINDA
KELAS                    : XII AK 1
E-MAIL                 : emildalinda45@yahoo.co.id

PETA KONSEP
1.          Evaluasi Hasil Usaha
Evaluasi hasil usaha atau bisnis adalah suatu proses penilaian terhadap kinerja kegiatan usaha atau bisnis yang meliputi analisis dan penafsiran hasil usaha atau bisnis yang sudah dicapainya.

2.          Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio merupakan teknik atau alat pengukur prestasi perusahaan dalam hal menentukan tingkat likuiditas, solvabilitas, keefektifan operasi, serta derajat keuntungan perusahaan.

3.       Likuiditas, Solvabilitas, Rentabilitas, Aktivitas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih.
Solvabilitas suatu perusahaan adalah kemampuan perusahaan untuk membayar utang dalam jangka panjang.
Ratio rentabilitas  atau profibilitas perusahaan adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba dari sejumlah dana yang diinvestasikan, untuk periode atau jangka waktu tertentu.
Ratio aktivitas digunakan untuk menghitung sejauh mana efektivitas manajemen dalam mengelola sumber-sumber dan perusahaan dalam satu periode.

4.       Laporan Perusahaan
Laporan perusahaan dibagi menjadi dua yaitu laporan pelaksanaan kegiatan usaha dan laporan keuangan.

5.       Pelaksanaan Kegiatan Usaha dan Analisis Laporan Keuangan
Analisis pelaksanaan kegiatan usaha perlu dibuat dan disusun secara sistematis dan secermat mungkin, serta logis. Laporan kegiatan usaha adalah penyampaian informasi, sehingga akan tercipta komunikasi antara yang melaporkan dan pihak yang diberi laporan. Laporan pelaksanaan kegiatan hendaknya bersifat komunikatif, jelas, dan mudah dipahami oleh semua pihak.

Analisis laporan keuangan adalah evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan. Mengadakan analisis laporan keuangansangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berhubungan dengan masalah neraca, rugi/laba, dan perubahan modal perusahaan. Analisis laporan keuangan pada hakikatnya adalah mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan.

6.       Rencana Pengembangan Usaha
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pernyataan dan informasi dari seseorang atau badan usaha kepada orang atau badan usaha lainnya. Komunikasi antarbadan usaha perlu ditingkatkan, terutama dengan rekanan, langganan, bahkan dengan saingan. Peningkatan komunikasi antarbadan usaha dapat dilakukan secara formal maupun secara nonformal. Meningkatkan komunikasi antarbadan usaha secara formal antara lain melalui :
a.       Seminar-seminar dalam bisnis
b.      Penataran-penataran yang berhubungan dengan bisnis
c.       Pelatihan-pelatihan dalam bisnis
Meningkatkan komunikasi antarbadan usaha secara nonformal dilakukan dengan cara berikut.
a.       Obrolan bisnis pada waktu diadakan resepsi pernikahan, perpisahan, penggantian pemimpin perusahaan dan sebagainya.
b.      Adanya kekeluargaaan yang diteruskan dengan pembicaraan bisnis.
c.       Negosiasi dalam bisnis
Beberapa taktik cara bernegoisasi yang perlu dipelajari dan dikembangkan oleh para pengelola usaha adalah sebagai berikut.
a.       Memberi pilihan
b.      Lelang
c.       Menipu ( faking )
d.      Kalah untuk menang
e.      Pura-pura tidak cocok
f.        “Ya atau Tidak”
g.       Pura-pura batal
h.      Kami yang terhebat
i.         Batas waktu
j.        Menambah ekstra
k.       Lambungkan bola rendah
l.         Membuka kartu lawan bisnis
m.    Lebih serius
n.      Pot besar
o.      Persediaan terbatas
p.      Uang tipuan
q.      Lihat saja catatan
r.        Bersabar
s.       Menggigit sedikit demi sedikit

7.       Faktor Pendukung
Faktor-faktor pendukung kegiatan usaha dapat disebutkan sebagai berikut.
1)      Faktor manusia
2)      Faktor keuangan
3)      Faktor permodalan
4)      Menurut sumbernya:
a.       Modal sendiri
b.      Modal asing ( modal luar )
5)      Menurut lama pengunaannya
a.       Modal pasif jangka pendek
b.      Modal pasif jangka panjang
6)      Faktor organisasi
7)      Faktor perencanaan
8)      Faktor mengatur bisnis
9)      Faktir pajak dan asuransi
10)   Faktor fasilitas pemerintah
11)   Catat bisnis, yang meliputi antara lain:
a.       Neraca
b.      Laporan rugi/laba
c.       Perubahan modal perusahaan
d.      Administrasi perusahaan
e.      Banyaknya karyawan perusahaan
f.        Pemasaran dan penjualan
g.       Parra pesaing
h.      Mitra bisnis
i.         Para pelanggan dan konsumen potensial
j.        Pasar yang dituju
k.       Banyaknya produk dan persediaan

8.       Faktor Penghambat
Pada dasarnya faktor-faktor penghambat kegiatan bisnis atau usaha adalah sebagai berikut.
1)      Kurangnya pengalaman di dalam usaha
2)      Tidak tepat atau cocok memilih jenis usaha
3)      Tidak adanya perencanaan usaha yang tepat
4)      Keuangan atau permodalan usaha kurang sekali
5)      Tidak adanya ketertarikan pada bidang usaha yang sedang digelutinya
6)      Tidak ada dukungan dari pemerintah daerah
7)      Tidak mempunyai keahlian di dalam usaha
8)      Tidak mempunyai semangat kewirausahaan
9)      Tidak percaya kepada kemampuan diri sendiri

9.       Rencana Usaha
Perencanaan Usaha adalah proses penentuan Visi, Misi, tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu.
10.   Tujuan Usaha
Ada berbagai tujuan dari suatu bisnis, namun pada umumnya tujuan bisnis meliputi:
• Profit (Keuntungan),
• Mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan,
• Pertumbuhan perusahaan, dan
• Tanggung jawab sosial.
11.   Essay
a.       Apa yang dimaksud dengan rentabilitas?
Jawab : rentabilitas adalahkemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba dari sejumlah dana yang diinvvestasikan, untuk periode atau jangka waktu tertentu.
b.      Apa yang dimaksud dengan likuiditas?
Jawab : likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih.
c.       Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi rentabilitas perusahaan!
Jawab : a.       Volume penjualan
b.       Efisiensi penggunaan biaya
c.        Profit margin
d.      Struktur modal perusahaan
d.      Apa yang dimaksud dengan inventory turn over?
Jawab : inventory turn over (perputaran persediaan) adalah kemampuan perusahaan menggunakaan persediaannya secara efisien.
e.      Apa yang dimaksud istilah “berdiri ditempat” dalam kewirausahaan?
Jawab : berdiri di tempat dalam kewirausahaan diartikan seperti perasaan takut untuk mengambil resiko dan hanya bisa diam menunggu keadaan, hanya berdiri di tempat takut untuk melangkah.

Penjelasan Materi Kewirausahaan
SMK Negeri 3 Pontianak
 

EVALUASI HASIL USAHA

NAMA                  : LINDA
KELAS                    : XII AK 1
E-MAIL                 : emildalinda45@yahoo.co.id

PETA KONSEP
1.          Evaluasi Hasil Usaha
Evaluasi hasil usaha atau bisnis adalah suatu proses penilaian terhadap kinerja kegiatan usaha atau bisnis yang meliputi analisis dan penafsiran hasil usaha atau bisnis yang sudah dicapainya.

2.          Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio merupakan teknik atau alat pengukur prestasi perusahaan dalam hal menentukan tingkat likuiditas, solvabilitas, keefektifan operasi, serta derajat keuntungan perusahaan.

3.       Likuiditas, Solvabilitas, Rentabilitas, Aktivitas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih.
Solvabilitas suatu perusahaan adalah kemampuan perusahaan untuk membayar utang dalam jangka panjang.
Ratio rentabilitas  atau profibilitas perusahaan adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba dari sejumlah dana yang diinvestasikan, untuk periode atau jangka waktu tertentu.
Ratio aktivitas digunakan untuk menghitung sejauh mana efektivitas manajemen dalam mengelola sumber-sumber dan perusahaan dalam satu periode.

4.       Laporan Perusahaan
Laporan perusahaan dibagi menjadi dua yaitu laporan pelaksanaan kegiatan usaha dan laporan keuangan.

5.       Pelaksanaan Kegiatan Usaha dan Analisis Laporan Keuangan
Analisis pelaksanaan kegiatan usaha perlu dibuat dan disusun secara sistematis dan secermat mungkin, serta logis. Laporan kegiatan usaha adalah penyampaian informasi, sehingga akan tercipta komunikasi antara yang melaporkan dan pihak yang diberi laporan. Laporan pelaksanaan kegiatan hendaknya bersifat komunikatif, jelas, dan mudah dipahami oleh semua pihak.

Analisis laporan keuangan adalah evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan. Mengadakan analisis laporan keuangansangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berhubungan dengan masalah neraca, rugi/laba, dan perubahan modal perusahaan. Analisis laporan keuangan pada hakikatnya adalah mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan.

6.       Rencana Pengembangan Usaha
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pernyataan dan informasi dari seseorang atau badan usaha kepada orang atau badan usaha lainnya. Komunikasi antarbadan usaha perlu ditingkatkan, terutama dengan rekanan, langganan, bahkan dengan saingan. Peningkatan komunikasi antarbadan usaha dapat dilakukan secara formal maupun secara nonformal. Meningkatkan komunikasi antarbadan usaha secara formal antara lain melalui :
a.       Seminar-seminar dalam bisnis
b.      Penataran-penataran yang berhubungan dengan bisnis
c.       Pelatihan-pelatihan dalam bisnis
Meningkatkan komunikasi antarbadan usaha secara nonformal dilakukan dengan cara berikut.
a.       Obrolan bisnis pada waktu diadakan resepsi pernikahan, perpisahan, penggantian pemimpin perusahaan dan sebagainya.
b.      Adanya kekeluargaaan yang diteruskan dengan pembicaraan bisnis.
c.       Negosiasi dalam bisnis
Beberapa taktik cara bernegoisasi yang perlu dipelajari dan dikembangkan oleh para pengelola usaha adalah sebagai berikut.
a.       Memberi pilihan
b.      Lelang
c.       Menipu ( faking )
d.      Kalah untuk menang
e.      Pura-pura tidak cocok
f.        “Ya atau Tidak”
g.       Pura-pura batal
h.      Kami yang terhebat
i.         Batas waktu
j.        Menambah ekstra
k.       Lambungkan bola rendah
l.         Membuka kartu lawan bisnis
m.    Lebih serius
n.      Pot besar
o.      Persediaan terbatas
p.      Uang tipuan
q.      Lihat saja catatan
r.        Bersabar
s.       Menggigit sedikit demi sedikit

7.       Faktor Pendukung
Faktor-faktor pendukung kegiatan usaha dapat disebutkan sebagai berikut.
1)      Faktor manusia
2)      Faktor keuangan
3)      Faktor permodalan
4)      Menurut sumbernya:
a.       Modal sendiri
b.      Modal asing ( modal luar )
5)      Menurut lama pengunaannya
a.       Modal pasif jangka pendek
b.      Modal pasif jangka panjang
6)      Faktor organisasi
7)      Faktor perencanaan
8)      Faktor mengatur bisnis
9)      Faktir pajak dan asuransi
10)   Faktor fasilitas pemerintah
11)   Catat bisnis, yang meliputi antara lain:
a.       Neraca
b.      Laporan rugi/laba
c.       Perubahan modal perusahaan
d.      Administrasi perusahaan
e.      Banyaknya karyawan perusahaan
f.        Pemasaran dan penjualan
g.       Parra pesaing
h.      Mitra bisnis
i.         Para pelanggan dan konsumen potensial
j.        Pasar yang dituju
k.       Banyaknya produk dan persediaan

8.       Faktor Penghambat
Pada dasarnya faktor-faktor penghambat kegiatan bisnis atau usaha adalah sebagai berikut.
1)      Kurangnya pengalaman di dalam usaha
2)      Tidak tepat atau cocok memilih jenis usaha
3)      Tidak adanya perencanaan usaha yang tepat
4)      Keuangan atau permodalan usaha kurang sekali
5)      Tidak adanya ketertarikan pada bidang usaha yang sedang digelutinya
6)      Tidak ada dukungan dari pemerintah daerah
7)      Tidak mempunyai keahlian di dalam usaha
8)      Tidak mempunyai semangat kewirausahaan
9)      Tidak percaya kepada kemampuan diri sendiri

9.       Rencana Usaha
Perencanaan Usaha adalah proses penentuan Visi, Misi, tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu.
10.   Tujuan Usaha
Ada berbagai tujuan dari suatu bisnis, namun pada umumnya tujuan bisnis meliputi:
• Profit (Keuntungan),
• Mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan,
• Pertumbuhan perusahaan, dan
• Tanggung jawab sosial.
11.   Essay
a.       Apa yang dimaksud dengan rentabilitas?
Jawab : rentabilitas adalahkemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba dari sejumlah dana yang diinvvestasikan, untuk periode atau jangka waktu tertentu.
b.      Apa yang dimaksud dengan likuiditas?
Jawab : likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih.
c.       Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi rentabilitas perusahaan!
Jawab : a.       Volume penjualan
b.       Efisiensi penggunaan biaya
c.        Profit margin
d.      Struktur modal perusahaan
d.      Apa yang dimaksud dengan inventory turn over?
Jawab : inventory turn over (perputaran persediaan) adalah kemampuan perusahaan menggunakaan persediaannya secara efisien.
e.      Apa yang dimaksud istilah “berdiri ditempat” dalam kewirausahaan?
Jawab : berdiri di tempat dalam kewirausahaan diartikan seperti perasaan takut untuk mengambil resiko dan hanya bisa diam menunggu keadaan, hanya berdiri di tempat takut untuk melangkah.